8 Budaya Hidup Sehat Orang Jepang yang Patut Ditiru

Halo serupedians

Budaya hidup sehat orang jepang memang sidah mendarah daging. Negara ini memiliki pola hidup sehat yang sangat tinggi. Bahkan melalui beberapa penelitian kesehatan, penduduk Jepang memiliki angka harapan hidup yang tinggi. Tingkat obesitas mereka hanya 3,5% dari total penduduk negara Jepang. Tingkat kanker payudara, kanker prostat, dan penyakit jantung pun juga lebih rendah.


Berikut serupedia akan mengulas 8 Budaya Hidup Sehat Orang Jepang yang Patut Ditiru. Selamat menyimak !

1. Budaya Jalan Kaki

Jalan kaki adalah olahraga yang paling mudah kita lakukan. Jalan kaki mempunyai manfaat yang besar untuk kesehatan tubuh. Itulah sebabnya mengapa kebanyakan orang Jepang lebih memilih jalan kaki atau naik sepeda untuk kantor atau pergi bekerja. 

Beberapa manfaat jalan kaki antara lain :

Baik untuk kesehatan jantung dan menurunkan kolesterol 
Jalan kaki memiliki manfaat yang bagus untuk kesehatan jantung serta mengatur tingkat kolesterol Anda. Menurut sebuah studi, jalan kaki selama 30 menit diduga bisa menurunkan kemungkinan seorang wanita mengalami masalah jantung sekitar 40 persen. Hal ini karena jalan kaki dapat meningkatkan denyut jantung, meningkatkan sirkulasi darah di dalam tubuh, dan memperkuat jantung. 

Tidak hanya itu saja, jalan kaki secara teratur juga bisa menurunkan kadar kolesterol dan gula darah dalam tubuh, serta menurunkan tekanan darah. Namun, jika Anda memiliki masalah dengan jantung, cobalah untuk mengonsultasikan kepada dokter Anda. Hal ini dimaksudkan agar Anda mengetahui seberapa lama dan berat bisa melakukan olahraga jalan kaki. Karena hal ini berhubungan dengan batas kegiatan seperti apa yang baik untuk jantung Anda.

Mencegah diabetes tipe 2 
Selain penyakit jantung, diabetes tipe 2 juga bisa dicegah dengan berjalan kaki setidaknya selama 30 menit dalam sehari. Dengan melakukan jalan kaki, Anda telah memicu otot untuk bekerja lebih sehingga kemampuan untuk menyerap glukosa meningkat. Dengan berjalan kaki selama 30 menit, Anda bisa mengurangi kemungkinan terkena diabetes tipe 2 setidaknya hingga 30 persen.
Menurunkan berat badan Dengan berjalan cepat selama 30 menit dalam sehari Anda bisa membakar setidaknya 150 kalori per hari. Semakin cepat langkah kaki Anda, semakin banyak kalori yang dibakar. Namun tentu tidak cukup hanya dengan berjalan kaki, Anda juga perlu menunjangnya dengan pola makan sehat.

Meningkatkan sistem kekebalan tubuh 
Kurang olahraga bisa membuat tubuh Anda mudah terkena penyakit. Cobalah untuk sempatkan diri melakukan jalan kaki setidaknya selama 30 menit. Dengan begitu sistem kekebalan tubuh akan meningkat dan melawan infeksi. Berjalan kaki selama 30 menit juga bisa membuat Anda tidur lebih nyenyak dan tubuh secara otomatis akan melepaskan zat kimia yang membuat Anda merasa lebih baik.

Mengurangi stres 
Mungkin tidak terpikirkan oleh Anda sebelumnya bahwa ternyata berjalan kaki bisa membantu dalam mengurangi atau mencegah stres. Ya, menyempatkan berjalan kaki dalam sehari bisa mengurangi stres atau mencegahnya. Berjalan kaki dan aktifitas fisik lainnya bisa memicu endorfin yang membuat mood Anda merasa lebih baik dan mengurangi rasa cemas serta depresi.

Mencegah osteoporosis 
Osteoporosis disebabkan oleh adanya penipisan tulang sehingga tulang menjadi keropos, dan rentan patah karena rapuh. Dengan melakukan olahraga berjalan kaki, Anda dapat membangun dan mempertahankan kesehatan tulang Anda.


2. Budaya suka makan sayuran 

Mengkonsumsi sayuran yang hijau sangat dianjurkan untuk menjaga kesehatan kita. Konsumsilah sayauran secara rutin dalam setiap harinya agar sehat. Orang Jepang amat menyukai sayur, dan mereka sering menjadikan sayur sebagai komposisi untuk diet.

Kita tahu Sayur-sayuran memang kaya akan vitamin, mineral dan serat, yang semuanya penting untuk diet sehat. Penelitian juga menunjukkan, bahwa semakin banyak makan sayuran, maka semakin besar kemampuan tubuh kita untuk menangkal penyakit. 

Makan Sayuran adalah sebuah keharusan bagi yang sadar akan pentingnya kesehatan, karena tidak semua zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh ada pada produk hewani. Akan tetapi manusia juga masih perlu untuk mengkonsumsi produk hewani dengan alasan yang sama. Tubuh juga memerlukan banyak protein dan asam lemak, dan ini yang banyak ditemukan dari sumber hewan. Bagaimanapun, tubuh kita juga butuh keseimbangan untuk melaksanakan fungsinya dengan baik.

3. Budaya perbanyak makan ikan

Negara jepang termasuk pengkonsumsi ikan terbanyak di dunia , dalam setiap harinya bisa mengkonsumsi 80-100 gram perharinya. Ikan adalah sumber makanan yang tinggi akan asam lemak omega 3 yang penting untuk kesehatan otak dan jantung. 

beberapa manfaat yang dapat Anda peroleh dengan mengonsumsi ikan seperti dimuat di kompas.com:

Kesehatan kardiovaskular
Asam lemak omega 3 yang ditemukan dalam ikan telah terbukti manfaatnya bagi jantung, arteri, dan vena yang membentuk sistem kardiovaskular Anda. Konsumsi ikan dapat membantu mencegah penyakit jantung dan gagal jantung dengan mencegah akumulasi trigliserida, mengurangi tingkat trigliserida berlebih, meningkatkan HDL (kolesterol baik), dan mencegah pembekuan darah. Studi para ahli dari Harvard School of Public Health menyimpulkan, makan sampai dua porsi ikan dalam seminggu dapat mengurangi risiko kematian akibat penyakit jantung tiga kali lipat.

Menurunkan tekanan darah
Minyak ikan sangat berguna untuk menurunkan tekanan darah, tetapi peran mereka dalam pencegahan belum jelas. Namun, mengasup banyak  minyak ikan tidak dianjurkan.

Menurunkan berat badan 
Menurut sebuah penelitian yang dilakukan di University of Georgia, minyak ikan dengan DHA membantu menghentikan konversi pra-sel lemak ke dalam sel lemak sehingga mengurangi penumpukan lemak secara keseluruhan. Penelitian sebelumnya juga menunjukkan, konsumsi kapsul minyak ikan diikuti dengan berolahraga efektif menurunkan lebih banyak lemak daripada olahraga tetapi tanpa asupan suplemen minyak ikan.

Menekan risiko kanker 
Omega 3 dalam ikan telah terbukti membantu mencegah tiga jenis kanker yang paling umum, yakni kanker payudara, kolon, dan prostat. Suplemen minyak ikan juga dapat membantu pasien yang menderita hiperlipidemia.

Meningkatkan fungsi otak 
Asam lemak omega-3 pada ikan dapat membantu perkembangan otak Anda. Asupan omega-3 yang tepat dapat membantu meningkatkan fokus mental pada anak-anak dan orang dewasa. Sebuah studi baru menunjukkan, suplemen minyak ikan dapat meningkatkan memori pada orang dewasa. Para peneliti juga menemukan manfaat asam lemak omega-3 pada ikan dalam meningkatkan perkembangan otak bayi dan anak-anak.

Melawan peradangan 
Ikan, terutama minyak ikan, memiliki sifat anti-inflamasi. Oleh karena itu, ikan efektif dalam mengurangi peradangan dalam darah dan jaringan. Asam lemak omega-3, khususnya EPA, banyak ditemukan dalam minyak ikan dan memiliki efek yang sangat positif pada respons inflamasi sehingga sangat membantu dalam mengurangi radang sendi, prostatitis (radang prostat), dan sistitis (radang kandung kemih).

4. Budaya membatasi makanan manis

Orang jepang lebih menyukai makan buah atau memilih untuk mengonsumsi teh hijau dari pada makanan yang manis saat makan penutup. Karena makanan yang manis banyak mengandung asupan gula yang dapat menyebabkan penyakit jantung  dan diabetes. Orang Jepang jarang sekali mengonsumsi makanan manis atau makanan penutup.

Manfaat yang ternyata bisa dirasakan saan mengurangi konsumsi makanan manis adalah :

Kesehatan gigi dan mulut terjaga
Konsumsi gula tanpa dibarengi dengan pemeriksaan gigi yang rutin akan menimbulkan karang pada gigi Anda. Gula yang B’timers kunyah akan menempel pada gigi dan menarik bakteri penyebab gigi berlubang. Mengurangi konsumsi gula jelas dapat menjaga gigi dan mulut Anda tetap sehat.

Berat badan ideal
Jelas salah satu manfaat mengurangi konsumsi gula adalah penurunan berat badan. Gula berkontribusi penuh dalam penambahan berat badan karena cenderung tinggi kalori sekaligus tinggi lemak. Dengan mengganti makanan manis Anda dengan yang lebih sehat dan berserat, tentunya berat badan akan bergeser ke angka yang normal.

Otak lebih aktif
Setelah Anda mengonsumsi gula yang berlebihan pasti akan muncul rasa mengantuk, lapar tiada akhir, hingga kecemasan setidaknya 2-3 jam setelah makan ataupun minum. Dengan mengurangi gula, otak B’timers akan lebih aktif dan gula darah tetap stabil sehingga Anda tidak mudah lapar dan mengantuk. 

5. Budaya mengelola makanan secara sederhana

Kesederhanaan dalam mengolah makanan sangat dijaga sekali oleh kebanyakan orang jepang, yakni dengan direbus, dipanggang, atau ditumis sebentar. Dengan mengolah makanan seperti ini, makanan tidak akan melalui proses panjang saat di masak, sehingga kerusakan yang terjadi maupun radikal bebas yang terbentuk dari setiap proses memasak akan menjadi sangat minimal. Dan hal ini membuat kualitas makanan terjaga dengan baik.

6. Budaya minum teh hijau

Orang jepang sangat menggemari sekali teh hijau, karena terdapat asupan nutrisi yang amat baik bagi tubuh, sebab teh hijau dikenal memiliki aktivitas antioksidan cukup tinggi. Dari hasil penelitian, antioksidan catechin dan senyawa EGCG di dalam teh hijau bisa mempercepat metabolisme tubuh manusia. Sehingga nutrisi makanan dan kalori dalam tubuh bisa segera diproses menjadi energi yang dibutuhkan tubuh untuk melakukan aktivitas. Dengan kita minum teh hijau juga bisa mengurangi risiko terkena penyakit jantung, osteoporosis, juga kanker.

Dipercaya bahwa teh hijau memiliki manfaat dan khasiat tertentu yang sangat berguna bagi kesehatan tubuh setiap orang diantaranya adalah untuk diet menurunkan berat badan. Banyak para ahli dalam bidang kesehatan menganjurkan meminum teh hijau untuk diet ini dikarenakan teh hijau memiliki zat alami yang bisa membantu membakar lemak dengan cepat. Selain untuk menurunkan berat badan, teh hijau juga masih banyak memiliki khasiat lain dalam bidang kesehatan.


7. Budaya makan tahu
Dinegara Jepang sangat sedikit sekali perempuan yang menderita penyakit osteoporosis. Hal itu disebabkan karena perempuan Jepang banyak mengonsumsi tahu. Tahu mengandung isoflavon tinggi yang baik untuk kesehatan hormon wanita dan menghindarkan mereka dari penyakit osteoporosis saat mereka memasuki masa menopause.

Tubuh manusia membutuhkan protein agar dapat berfungsi dengan baik. Protein tak hanya bisa didapat dari daging, banyak protein nabati yang bisa kita dapat seperti pada tahu. Vegetarian bisa mendapatkan protein dalam jumlah yang tepat tahu, atau produk kedelai dan sayuran lainnya. Juga mengandung asam amino yang dibutuhkan agar kesehatan menjadi optimal. Mengkonsumsi daging merah dapat memiliki implikasi kesehatan yang dapat menyebabkan berbagai penyakit. Namun dengan mengkonsumsi tahu, kondisi tersebut dapat dihindari.

Penelitian yang dilakukan untuk mempelajari pengaruh tahu menunjukkan bahwa,  tahu adalah sumber protein yang baik,  terutama untuk penderita rematik gout atau memiliki kadar  asam urat yang tinggi. Namun, orang-orang dengan rematik gout tidak boleh mgnkonsumsi tahu secara berlebihan, maupun hasil dari olahan kedelai lainnya.


8. Budaya konsumsi rumput laut

Memperbanyak mengkonsumsi ruput laut juga dapat menyehatkan tubuh. Rumput laut kaya akan zat antioksidan di dalamnya yang berfungsi menyerap lemak di dalam tubuh. Oleh karena itu mengonsumsi rumput laut cocok bagi anda yang ingin menurunkan berat badan.

Rumput laut sangat bermanfaat untuk membantu mencegah anemia. Hal itu dikarenakan oleh kandungan mineral yang membantu menstabilkan sel darah dan meningkatkan jumlah sel darah merah dalam tubuh Anda. Maka dengan begitu Anda akan terhindar dari penyakit anemia, dengan cukup mengonsumsi 200 gram rumput laut perhari.

Diolah dari berbagai sumber
loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "8 Budaya Hidup Sehat Orang Jepang yang Patut Ditiru"

Post a Comment