5 Fisikawan Nyentrik Sepanjang Sejarah

Hai Serupedians

Orang-orang yang bergelut di bidang fisika biasanya memiliki pembawaan yang serius dan tenang. Tak jarang juga yang memiliki pembawaan yang nyentrik dan tidak mencirikan seorang ilmuwan.

Langsung saja, kali ini serupedia akan mengulas tentang 5 Fisikawan Nyentrik Sepanjang Sejarah versi serupedia. Selamat menyimak;

1. Albert Einstein


Ilmuwan pertama yang bisa dikatakan nyentrk adalah Albert Einstein. Albert Einstein adalah seorang ilmuwan fisika teoretis yang dipandang luas sebagai ilmuwan terbesar dan sangat terkenal dalam abad ke-20. Beliau mengemukakan teori relativitas dan juga banyak menyumbang bagi pengembangan mekanika kuantum, mekanika statistika, dan kosmologi. 

Dia dianugerahi Penghargaan Nobel dalam Fisika atas pengabdiannya terhadap ilmu Fisika teoritis yang mengembangkan teori umum relativity pada tahun 1921. Salah satu rumus yang paling terkenal dan membuatnya banyak dikenal orang adalah rumus Teori Relativitas yaitu E=mc².

Sebuah fakta unik lain dari tokoh dunia ini adalah ketika pada 1901 Einstein dan Mileva Maric sedang liburan di Italia. Setelah itu Mileva hamil dan melahirkan anak namun Einstein ketika itu tidak punya uang untuk menghidupi Mileva dan bayinya. Bayi bernama Lieserl itu lahir pada 1902. Pada suratnya kepada Mileva di tahun 1903 nama Lieserl tidak lagi disebut-sebut hingga menghilang. Tak ada informasi apa yang terjadi pada bayi mereka itu. Ada kemungkinan bayi itu meninggal karena demam berdarah.

Einstein kemudian meninggalkan Mileva pada 1912 (lalu menceraikannya pada 1919) untuk menikahi sepupunya Elsa Lowenthal. Dalam kehidupan pernikahannya kemudian Einstein banyak berselingkuh hingga Elsa meninggal pada 1936. Tampaknya seorang Einstein juga tidak salah jika selain jenius bisa dibilang seorang playboy.


2. Nicola Tesla


Nicolas Tesla adalah fisikawan nyentrik selanjutnya. Ia adalah seorang ilmuwan dengan segudang menemuan namun banyak dilupakan. Berkat kenyentrikannya dia akhirnya menjadi jomblo seumur hidup. 

Lahir dengan darah Serbia di Smiljan, Kroasia, pada 10 Juli 1856, Niko Tesla menjadi salah satu penemu ‘gila’ yang terpenting dalam sejarah dan merupakan seorang teknisi terbesar dalam akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. Penemuan Tesla sangat inovatif dan pemikirannya jauh lebih maju daripada orang-orang di zamannya.

Paten Tesla dan kerja teorinya merupakan dasar dari daya listrik arus bolak-balik (bahasa Inggris: Alternating Current, AC) modern termasuk distribusi daya polyphase, dan motor AC, yang ia umumkan pada Revolusi Industri Kedua. Setelah pendemonstrasian komunikasi tanpa kabel pada 1893 dan memenangkan "Perang Arus", Tesla dianggap sebagai salah satu teknisi listrik AS terhebat. 

Tesla memiliki pengalaman di telepon dan teknik elektro sebelum berimigrasi ke Amerika Serikat pada tahun 1884 untuk bekerja dengan Thomas A. Edison di New York City. Dia segera memutusukan keluar, dengan uang para investor dia menyiapkan laboratorium dan perusahaan untuk mengembangkan berbagai perangkat listrik. Oleh nya dipatenkan AC motor induksi dan transformator yang dilisensi oleh George Westinghouse , yang juga menyewa Tesla untuk waktu yang singkat sebagai konsultan. 

Karyanya di tahun-tahun formatif pembangunan tenaga listrik juga terlibat dalam perjuangan korporasi antara membuat arus bolak-balik atau arus searah standar transmisi listrik, disebut sebagai Perang Arus . Tesla pergi untuk mengejar ide-idenya pencahayaan nirkabel dan distribusi listrik di tegangan tinggi, eksperimen listrik frekuensi tinggi di New York dan Colorado Springs dan membuat awal (1893) pernyataan tentang kemungkinan komunikasi nirkabel dengan perangkat nya. 

Dia mencoba untuk menempatkan ide-ide untuk penggunaan praktis dalam upaya naas nya di transmisi nirkabel antar, yang belum selesai Wardenclyffe Menara proyek. Di laboratorium, ia juga melakukan berbagai eksperimen dengan mekanik osilator / generator, tabung debit listrik , dan pencitraan X-ray awal. Dia bahkan membangun sebuah perahu yang dikendalikan nirkabel, salah satu yang pertama yang pernah dipamerkan.

3. Richard Peynamn


Fisikawan nyentrik, selanjutnya adalah Richard Faynemn. Ia adalah bagian dari tim genius pengembang bom atom. Feynman menjadi salah satu ilmuwan terpenting di akhir abad ke-20. Selain dikenal sebagai profesor, ia juga suka mengeksplorasi musik, alam dan mempelajari hiroglif suku Maya.

Karyanya yang utama adalah perluasan teori elektrodinamika kuantum, untuk ini Feynman menjadi salah satu penerima Hadiah Nobel Fisika 1965, bersama Julian Seymour Schwinger dan Tomonaga Sin-Itiro. Ia juga berkontribusi dalam proyek pengembangan bom atom dan belakangan menjadi anggota panel yang menyelidiki tragedi Pesawat Ulang-Alik Challenger.

Feynman juga dikenal sebagai seorang edukator. Buku-buku dan kuliah-kuliahnya sering ditujukan agar kalangan umum mudah mudah memahami fisika. Karena kemampuannya dalam menerangkan, ia dijuluki "The Great Explainer" atau "Pemberi Penjelasan yang Hebat". The Feynman Lectures on Physics adalah buku teks fisika yang didasarkan dari kuliah-kuliah yang dia berikan di Caltech pada tahun 1961-1963.

Feynman juga terkenal karena petualangan-petualangannya, yang dikisahkan dalam buku Surely You're Joking, Mr. Feynman! (edisi Indonesia: Cerdas Jenaka Nobelis Fisika), What Do You Care What Other People Think? dan Tuva Or Bust!. Dalam banyak hal, Richard Feynman adalah orang eksentrik dan jiwa yang bebas.

4. Max Planck


Max Karl Ernst Ludwig Planck merupakan fisikawan nyentrik selanjutnya. Ia adalah seorang fisikawan Jerman yang banyak dilihat sebagai penemu teori kuantum. Selain bergelut dalam bidang fisika, ia adalah seorang pendaki gunung dengan pemikiran-pemikiran yang nyentrik.

Planck tertarik dengan radiasi kuantitas gelap, sebutan untuk radiasi elektromagnetik yang dihasilkan oleh objek gelap sempurna apabila dipanaskan. Percobaan-percobaan para ahli fisika telah membuat ukuran yang hati-hati perihal radiasi yang dikeluarkan oleh objek tersebut, bahkan sebelum Planck bekerja dalam masalah ini.

Hasil karya pertama Planck adalah penemuannya dalam hal formula aljabar yang rumit, namun dengan tepat menggambarkan radiasi kuantitas gelap. Formula ini kerap digunakan dalam teori fisika sekarang dengan rapi meringkas data-data percobaan. Tetapi, ada satu masalah, yakni hukum fisika yang sudah diterima meramalkan adanya suatu formula yang sama sekali berbeda.

Kesungguhan Planck dalam penelitiannya berhasil menemukan sebuah teori, yaitu energi gelombang elektromagnetik hanya keluar pada pergandaan yang tepat dari unit elementer yang disebut Planck “kuantum”. Menurut teori Planck ukuran kuantum cahaya tergantung pada frekuensi cahaya (misalnya pada warnanya) dan berimbang dengan kuantitas fisik yang oleh Planck diringkas “h”, tetapi sekarang disebut patokan Planck.

Hipotesis Planck amatlah berlawanan dengan apa yang menjadi konsep umum fisika. Tetapi, dengan penggunaan hipotesis ini, Planck mampu menemukan keaslian teoritis yang tepat daripada formula yang benar tentang radiasi kuantitas gelap.

5. Enrico Fermi


Dan fisikawan terakhir yang bisa dikatakan nyentrik versi serupedia adalah Enrico Fermi. Ia disebut-sebut sebagai bapaknya Bom atom. Enrico Fermi lulus dan menerima gelar Ph.D. dalam bidang fisika dari Universitas Pisa sebelum umurnya mencapai dua puluh satu tahun. Menjelang usia dua puluh enam tahun dia sudah menjadi profesor penuh di Universitas Roma. Saat itu dia sudah menerbitkan kertas kerja utamanya, salah satunya berkaitan dengan cabang fisika yakni "statistik kuantum." 

Dalam kertas kerja itu, Fermi mengembangkan teori statistik yang digunakan untuk melukiskan tingkah laku penyatuan partikel dalam jumlah besar yang terpisah-pisah, jenis yang kini dihubungkan sebagai "fermions." Karena elektron, proton dan neutron --tiga "gugus bangunan" yang terdiri dari benda biasa-- kesemuanya "fermion." Teori Fermi punya makna yang sangat penting untuk  ilmu pengetahuan.

Di awal tahun 1939, dilaporkan oleh Lise Meitner, Otto Hahn, dan Fritz Strassmann bahwa penyerapan neutron-neutron kadangkala menyebabkan atom-atom uranium jadi terpisah-pisah. Ketika kabar laporan ini pecah, Fermi (begitu juga beberapa ahli fisika terkemuka) segera menyadari bahwa terpisah-pisahnya atom uranium dapat melepaskan cukup neutron untuk memulai reaksi berantai. Lebih jauh dari itu, Fermi (juga bersama ahli fisika lainnya) segera melihat dan membayangkan potensi kemiliteran yang bisa dihasilkan oleh reaksi berantai ini. Menjelang bulan Maret tahun 1939, Fermi menghubungi Angkatan Laut Amerika Serikat dan mencoba menarik perhatian mereka dalam hal pembuatan senjata atom. Tetapi, baru beberapa bulan kemudian, sesudah Albert Einstein menulis sepucuk surat mengenai soal itu kepada Presiden Roosevelt, barulah pemerintah Amerika Serikat menaruh perhatian terhadap tenaga atom.

Begitu pemerintah Amerika Serikat tertarik, tugas para ilmuwan yang paling utama adalah membangun sebuah prototipe alat untuk mengawasi pelepasan tenaga atom untuk melihat apakah reaksi berantai yang bisa bertahan sendiri betul-betul bisa dipertanggungjawabkan. Enrico Fermi ditunjuk menjadi kepala grup untuk membangun reaktor atom pertama di dunia. Pertama dia bekerja di Universitas Colombia, kemudian di Universitas Chicago. Di Chicago inilah, tanggal 2 Desember 1942, reaktor nuklir itu selesai dirancang dan dibangun dengan berhasil di bawah pengawasan Fermi. Ini adalah pertama kalinya dalam sejarah manusia orang berhasil membuat reaksi berantai nuklir. Percobaan yang berhasil ini segera dikirim ke timur dengan kata-kata bertuah tetapi mengandung citra gaib, "Navigator Itali sudah menginjakkan kaki di dunia baru." Atas keberhasilan percobaan ini, diputuskan untuk bergegas membangun "Proyek Manhattan." Dalam proyek itu, Fermi menjadi penasehat ahli.

loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "5 Fisikawan Nyentrik Sepanjang Sejarah"

Post a Comment