Gurun Lut, Tempat Terpanas Di Dunia

Halo Serupedians!

Pernahkah anda sedang berada pada sebuah tempat dimana ketika siang hari tepat pukul 12, anda terasa seperti berada pada tempat terpanas di dunia? Seperti berada di tengah sebuah kota yang padat atau berada di pusat perbelanjaan yang penuh dengan orang. Sungguh hal ini sangat mengganggu konsentrasi dan memecah fokus kita. Tetapi sesungguhnya panas yang anda rasakan saat itu bukanlah apa-apa dibandingkan dengan berada di tempat yang satu ini.


Gurun Dasht-e Lut, atau biasa disingkat menjadi Gurun Lut. Adalah tempat terpanas di dunia yang telah dicatat oleh Nasa. Nasa menggunakan sebuah alat yang dipasang pada satelit bernama MODIS atau Moderate-Resolution Imaging Spectroradiometer yang bisa memetakan panas di seluruh dunia. Nasa mengungkapkan bahwa Gurun Lut ini memiliki suhu hingga 70 derajat celcius pada musim panas dan mengalami panas yang cukup konstan dibanding dengan tempat-tempat lain di dunia. 

Panas dari Gurun Lut ini cukup untuk memasak telur mata sapi hingga matang dengan rentang waktu hanya 2 menit. Pertanyaan yang muncul selanjutnya adalah, mengapa ada tempat di dunia yang bisa memiliki suhu sepanas itu?


Beberapa faktor yang menyebabkan Gurun Lut memiliki panas hingga 70 derajat celcius adalah keadaan lingkungan, keadaan biotik, dan keadaan tanahnya.

Panas yang dihasilkan hingga 70 derajat celcius tersebut bersumber dari matahari yang memancarkan cahayanya ke gurun tersebut. Gurun Lut menyerap banyak sekali panas dari cahaya matahari, dan hanya sedikit memantulkan cahaya matahari karena struktur daerah Gurun Lut sendiri yang berbatu. Kondisi daerah Gurun Lut yang berbatu tidak memungkinkan Gurun Lut untuk memantulkan kembali cahaya matahari, justru menyerap banyak sekali sumber panas yang mengakibatkan suhu di tempat tersebut bisa mencapai 70 derajat celcius.


Jarangnya tanaman hijau juga menjadi penyebab panas di Gurun Lut. Hewan seperti Unta dan lain lain pun tidak kuat berlama-lama di Gurun Lut. Jangankan Unta, Bakteri tidak sedikit yang menyerah untuk bertahan hidup disana. Kaktus pun hanya memiliki sedikit cadangan air. Penyebab dari jarangnya tanaman disana adalah tanahnya yang terlalu lembut untuk akar tanaman dan kandungan dari tanahnya yang tidak baik. Warna tanahnya pun sedikit hitam ke oranye yang mendukung penyerapan panas dari matahari.

Curah hujan di Gurun Lut bisa dibilang sangat jarang. Seperti tempat bernuansa gurun lain di dunia, pasti curah hujan menjadi faktor mengapa tempat tersebut bisa menjadi panas. Begitu juga dengan Gurun Lut yang memiliki curah hujan yang sangat sedikit hingga membuat tanaman disana jarang bisa bertahan.


Yang perlu diperhatikan dari Gurun Lut adalah, suhunya yang mencapai nilai 70 derajat celcius adalah suhu permukaan tanahnya, bukan suhu udaranya. Gurun Lut sendiri memiliki panjang 480 km dan lebar 320 km. Gurun Lut termasuk kedalam 25 gurun terluas di dunia. Dan bayangkan di tempat yang seluas itu memiliki suhu yang cukup untuk memasak telur mata sapi.

Baca Juga :
Ini Dia Wilayah di Bumi yang Tak Pernah Hujan
loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Gurun Lut, Tempat Terpanas Di Dunia"

Post a Comment