Mengenal Snapchat dan Cerita Menarik Didalamnya

Halo Serupedians

Jika ditanya jejaring sosial apa yang sekarang sedang booming dikalangan anak remaja. Maka jawabannya adalah Snapchat. Berikut serupedia akan mengulas tentang cerita menarik dibalik jejaring sosial yang satu ini.


Snapchat adalah aplikasi pesan foto yang dikembangkan Evan Spiegel, Bobby Murphy, dan Reggie Brown saat masih kuliah di Universitas Stanford. Dengan aplikasi ini, pengguna dapat mengambil foto, merekam video, menambahkan teks dan lukisan, dan mengirimkannya ke daftar penerima yang ditentukan pengguna. Foto dan video kiriman pengguna disebut "Snaps". Pengguna menetapkan batas waktu tersedianya Snaps mereka (per April 2014, batasnya antara 1 sampai 10 detik), lalu foto dan video tersebut disembunyikan dari perangkat penerima dan dihapus dari server Snapchat.

Menolak Tawaran Google dan Facebook

Snapchat sempat membuat heboh beberapa waktu lalu tepatnya tahun 2013 silam, lantaran dilaporkan menolak tawaran akuisisi dari dua raksasa teknologi, Facebook dan Google, dengan masing-masing sebesar USD3 miliar dan USD4 miliar. Sebuah nilai yang fantastis. Seiring dengan penolakan itu, nama Evan Spiegel sebagai Chief Executive Officer (CEO) Snapchat semakin berkibar.

Dilansir Independent, Spiegel bukan hanya seorang CEO, tapi juga merupakan sosok penting karena merupakan salah satu pendiri Snapchat. Saat awal mengembangkan aplikasi Snapchat, teman sekelasnya di Stanford University mengejek idenya yang membuat jenis baru dari aplikasi instant messaging.

Tapi pertengahan bulan lalu, pria berusia 23 tahun itu bersama Chief Technology Officer (CTO) Bobby Murphy, memberikan kabar mengejutkan karena menolak tawaran akuisisi dari Facebook, disusul Google tak lama setelahnya. Bagi Facebook, ini merupakan tawaran akusisi termahal, jauh melebihi Instagram yang diakuisisi tahun lalu senilai USD1 miliar.

Kendati diragukan oleh teman-teman, kedua pria muda itu akhirnya meluncurkan startup, yang dimulai dari sebuah ruangan milik ayah Spiegel pada September 2011. Aplikasi ini pada awalnya bernama Picaboo.

Konflik Internal 

Konflik internal terjadi setelah peluncuran Picaboo. Brown mendengar kabar bahwa Spiegel dan Murphy berencana menendangnya. Pada 16 AGustus 2011, Brown menemui Spiegel dan Murphy dan meminta bagian saham 30 persen atas kontribusinya: ide awal, nama Picaboo, dan logo hantu yang dipakai untuk pemasaran aplikasi.

Kedua pendiri lain menolak permintaan itu karena merasa Brown tidak layak mendapatkannya. Hanya tersisa dua orang dan nama Picaboo telah diganti dengan Snapchat. Mereka menambahkan fitur agar dapat memberikan keterangan pada foto yang dikirim.

Ketika jumlah pengguna telah mendekati 1.000, pola unduhan yang aneh muncul karena setiap hari meningkat hanya di jam 9 pagi sampai jam 3 sore. Ternyata, pelajar SMA di Amerika Serikat mulai mengenal Snapchat dengan fitur unit yang mampu berkirim foto dan foto itu hilang dalam beberapa saat.

Selama musim liburan jumlah pengguna Snapchat pada Desember 2011 sebesar 2241 lalu meningkat lagi 20 ribu pengguna pada Januari dan April mencapai 100 ribu. Itu semua harus dibayar dengan biaya bulanan untuk server yang mahal mencapai US$ 5 ribu.

Di tengah upaya mencari uang itu, ada saja tantangan baru yang harus dihadapi Snapchat. Mereka sepertinya harus berhadapan lagi dengan Brown yang ikut mendirikan Snapchat.

Tahun 2014, Brown telah menyewa pengacara dan berencana menggugat Snapchat untuk meminta ganti rugi. “Ini jelas lebih dari satu miliar dollar,” kata Luan Tran, salah satu pengacara Brown. Snapchat juga telah menyiapkan sejumlah langkah hukum untuk menangkal gugatan itu.

Selain itu, perusahaan ini juga bertubi-tubi menerima serangan siber dari peretas. Kasus peretasan terbaru menimpa mereka pada Oktober 2014. Sebanyak 200 ribu foto dan video milik pengguna yang mengandung unsur pornografi disebarkan melalui situs web forum online 4chan.

Pihak Snapchat mengklaim bukan server mereka yang dibobol secara langsung oleh peretas, melainkan melalui aplikasi pihak ketiga bernama Snapsaved.

"Snapchatters menjadi korban peretasan aplikasi pihak ketiga, dan ini sebuah praktik yang kita larang dengan jelas pada persyaratan penggunaan karena membahayakan keamanan," tulis pihak Snapchat melalui akun resmi di Twitter.

Meskipun Snapchat tidak dibobol secara langsung, bocornya ribuan foto dan video ini akan menjadi masalah bagi pihak Snapchat. Kelemahan keamanan dan jaminan privasi yang selama ini mereka utamakan bisa jadi penghalang bagi perkembangan Snapchat untuk bersaing dengan aplikasi pesan instan lain.

Sangat Berkembang Pesat

Bloomberg.com melaporkan bahwa pada bulan Februari terdapat 8 miliar video yang disaksikan dalam sehari, tetapi sekarang sudah mencapai 10 miliar video disaksikan dalam 24 jam.

Snapchat memang fokus pada foto dan video. Aplikasi ini semakin disukai karena pengguna mendapatkan beberapa filter baru yang cukup unik untuk diaplikasikan pada video kita.

Bahkan, penelitian terbaru mengatakan bahwa media sosial yang didominasi dengan warna kuning ini menjadi favorit para remaja di Amerika Serikat, dengan persentase 28 persen. Persis di bawahnya ditempel ketat oleh Instagram dengan 27 persen.

Layanan lainnya yang mungkin membuat aplikasi ini semakin disukai karena di dalamnya ada fitur “live” yang “berkeliling” di tiap kota. Beberapa waktu lalu, Jakarta sempat kedapatan terpilih untuk live.

Balik lagi ke perkembangan Snapchat, nampaknya jika mereka terus melakukan hal yang sudah mereka lakukan, juga terus melakukan perkembangan saya rasa pertumbuhannya akan terus menanjak pesat.

Menyaingi Facebook dan Instagram

Berdasarkan keterangan CEO Snapchat Evan Spiegel kepada Techcrunch, kini aplikasi photo-sharing-nya berbagi 400 juta gambar setiap hari. Di bulan September, Evan Spiegel mengumumkan bahwa layanan jejaring sosial photo-sharing-nya mengirim foto 350 juta per hari, naik dari 200 juta di bulan Juni. Jelas pertumbuhan layanan hot ini sangat mengejutkan.

Yang lebih mengejutkan adalah fakta bahwa 400 juta gambar per hari Snapchat ini melebihi aktivitas rekomendasi foto di Instagram dan Facebook. Meskipun begitu pada bulan Sepetember lalu Spiegel enggan dikatakan aplikasi photo-sharing-nya secara langsung bersaing dengan Instagram. Ia mengatakan bahwa Snpachat seputar sharing moment, sedangkan instagram seputar foto yang dipercantik.

Facebook dilaporkan mengunggah 350 juta foto per hari dari audiens di seluruh dunia yang jumlahnya lebih dari 1 miliar pengguna. Adapun pengguna Instagram berjumah 150 juta pengguna yang mengunggah 50 juta foto per hari.

Angka pertumbuhan Snapchat mencakup foto, video serta broadcast snap. Broadcast snap adalah ketika seorang pengguna mengambil satu foto dan mengirimkannya ke beberapa penerima, mengubah satu snap menjadi banyak.

Tentu saja tak heran jika lebih banyak foto yang mengalir di Snapchat daripada di Facebook dan Instagram. Konten di Snapchat bersifat sementara tak seperti Facebook dan Instagram yang kontennya tersimpan selamanya.

Apa Saja Fitur-fitur Snapchat saat ini?

Kegunaan Snapchat sudah tercakup dalam definisinya di atas. Sekarang kita bahas apa saja fitur-fitur yang ada di Snapchat.

Snapchat mempunyai interface utama yang tidak ribet, menurut saya bahkan tergolong biasa-biasa saja. Saat pertama kali dijalankan aplikasi akan langsung menampilkan kamera yang bisa diubah mau kamera depan atau belakang. Di bagian tengah bawah ada tombol besar yang berfungsi sebagai shutter. Sekali tap aplikasi akan menjepret foto, jika ditahan aplikasi akan merekam video.

Ada juga fitur penambahan teman yang bisa dicari melalui daftar kontak atau username. Di panel yang sama pengguna juga dapat menemukan daftar teman yang sudah ditambahkan. Melalui daftar tersebut pengguna dapat saling mengirim pesan private.

Fitur Snapchat lainnya yang tergolong baru adalah Discover. Discover merupakan fitur konten yang memuat berbagai berita dari media-media ternama seperti CNN, Cosmopolitan, MTV, Daily Mail, Yahoo, Vice dan lain-lain.

Berikutnya ada fitur bernama Story. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk menyiarkan video personal dirinya ke teman. Video ini dapat dilihat secara terus menerus oleh pengguna dan akan dikirim ke seluruh kontak dalam tempo 24 jam sebelum kemudian dihapus.

Terakhir Snapchat punya fitur yang juga tergolong muda, yaitu Snapcash. Fitur ini memberikan kemudahan kepada pengguna yang ingin mengirimkan uang ke pengguna lain.

Saat ini Snapchat tersedia di dua platform, Android dan iOS. Pengguna dapat mengunduh aplikasi secara gratis.

Referensi :
[1]. https://dailysocial.id/post/apa-itu-snapchat-dan-fitur-fiturnya/
[2]. http://techno.okezone.com/read/2013/12/17/363/913505/sosok-penting-di-balik-aplikasi-snapchat
[3]. http://www.cnnindonesia.com/teknologi/20141014170543-206-6367/kisah-berliku-tiga-pemuda-pendiri-snapchat/
[4]. http://poster.co.id/2016/04/snapchat-berkembang-sangat-pesat/
[5]. http://www.marketing.co.id/snapchat-lebih-aktif-daripada-facebook/
[6]. id.wikipedia.org
loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Mengenal Snapchat dan Cerita Menarik Didalamnya"

Post a Comment