Fenomena Pokemon Go dan Fakta-Faktanya yang Harus Kamu Ketahui

Halo Serupedians

Saat ini dunia game sedang dihebohkan oleh salah satu games yang fenomenal. Ya! Pokemon Go, itulah namanya gamenya. Jika serupedians belum mengenal apa itu Pokemon Go, tentu saja merupakan hal yang wajar karena game ini belum dirilis untuk pengguna mobile di Indonesia dan baru hadir di  Australia, Selandia Baru, Amerika Serikat, dan Jepang.


Baik dari pada kamu penasaran dengan games yang satu ini serupedia akan mengulasnya secara terperinci.

Bagaimana awal diciptakannya games ini?

Adalah John Hanke, CEO dan pendiri Niantic, yeng mempelopori lahirnya games ini. Dia adalah salah satu karyawan Google yang berjasa dalam mengembangkan Google Earth dan Maps. John menjadi pemimpin Niantic pada 2015.

Bagi John, pemetaan adalah salah satu aspek vital dalam ‘Pokemon Go’." Banyak dari karyawan Niantic yang telah berjasa dalam pengembangan Google Maps, jadi kami tahu pemetaan adalah hal yang utama," kata John.


Sebelum menciptakan ‘Pokemon Go’, Niantic sudah membuat ‘Ingress’. Game ini menjadi tonggak awal bagi Niantic untuk menciptakan game berbasis augmented reality. Setelah ‘Ingress’ sukses, barulah mereka mulai membuat ‘Pokemon Go’.

Sebelum resmi diluncurkan ke publik, Niantic telah meminta para penggemar untuk mengajukan tempat yang dapat dijadikan Pokestop dan Gym.

"Ada sekira 15 juta gambar yang diajukan, kami hanya menyetujui 5 juta gambar dari lokasi-lokasi di seluruh dunia," kata Hanke.

John mengatakan bahwa tempat-tempat yang telah dipilih merupakan lokasi yang sering didatangi oleh masyarakat. Biasanya, tempat-tempat tersebut berupa museum, situs sejarah, atau tempat dengan desain arsitektur unik.

John menjelaskan, untuk menentukan habitat Pokemon, perlu diketahui karakteristik sebuah area. "Kami menetukan tempat berdasarkan karakteristik suatu daerah, apakah terdapat sungai, kolam, kebun binatang, atau taman," kata Hanke. Singkatnya, Pokemon seperti Magikarp dan Squirtles akan muncul di suatu area yang terdapat sumber air di dekatnya.


Bagaimana cara bermain games ini?

Menurut situs aktualita.coPokemon Go adalah game berbasis teknologi bernama augmented reality yang tersedia gratis di perangkat iOS dan Android. Pemainnya bisa menciptakan avatar untuk menangkap, melatih, sampai mempertandingkan karakter Pokemon yang bertebaran di dalam game.

Salah satu perbedaan game ini dibanding game lainnya adalah Pokemon Go menggunakan layanan lokasi dan kamera ponsel sehingga gamer seakan akan bisa menangkap Pokemon yang muncul di dunia nyata. Ketika gamer berjalan, avatarnya di dalam game juga ikut berjalan.

Jika kemudian ada Pokemon yang berada di dekat pemain, maka ponsel akan bergetar dan Pokemon tersebut akan muncul di peta. Jika Anda menyentuhnya, aplikasi akan berubah ke mode kamera, di mana ada karakter Pokemon tiba tiba muncul di depan.

Untuk menangkap si Pokemon, dibutuhkan semacam bola yang dinamakan Pokeballs. Pokeballs ini bisa didapatkan dengan check in di Pokestops atau membelinya menggunakan Coin, yang biasanya ada di lokasi seperti taman, tempat ibadah,  air mancur bahkan ada yang menemukannya di dalam rumah.

Apa fakta dan cerita menarik dari games ini?

Menurut bloh bukalapak.com, ada 8 fakta tentang games ini yang menarik disimak.

1. Karena banyaknya yang memainkan game ini, server Pokemon Go sempat crash. Terlebih dahulu, pihak Niantic selaku developernya ingin memperbaiki masalah ini, sebelum menyediakan Pokemon Go di lebih banyak negara.

2. Satu hari setelah game ini diluncurkan, beredar rumor yang menyebutkan bahwa Pokemon Go diblokir di Filipna. Beberapa informasi menyebutkan kalau pemblokiran ini disebabkan oleh adanya trafik yang membengkak, sehingga Nintendo terpaksa memblokir Filipina untuk sementara waktu karena ketidaksiapan server Nintendo dalam menghadapi trafik tersebut.

3. Berbagai jenis Pokemon bisa kamu temukan di area geografi dunia. Misalnya, jika kamu pergi ke sungai, pantai atau perairan lainnya, maka yang kamu temukan adalah Pokemon berjenis air. Sehingga ini bakal mengajakmu untuk menjelajah daerah-daerah tertentu.

4. Terdapat Pokemon Sandshrew yang berada di kantor polisi Darwin yang terletak di wilayah utara Australia. Banyak pemain yang sengaja masuk ke kantor polisi ini untuk menangkap Sandshrew, sehingga pihak kepolisian sampai mengeluarkan pernyataan resmi agar pemain tidak perlu masuk ke kantor untuk menangkap Sandshrew.

5. Seorang perempuan di Amerika Serikat secara tidak sengaja menemukan sesosok mayat ketika dia sedang mencari Pokemon di sungai yang berada di dekat rumahnya. Setelah ditelusuri oleh polisi, mayat tersebut ternyata sudah tewas 24 jam.

6. Meski baru rilis, berkat game ini, saham Nintendo naik tajam sebesar 20%, tepatnya dari 3.310 yen menjadi 19.580 yen (Kantor Berita Associated Press). Game ini sekaligus menaikkan nilai perusahaan sebesar US$7 miliar (Rp92 triliun) lewat kenaikan harga saham sejak pertama kali dilepas.

7. Saat ini, Pokemon Go mendominasi penjualan game di AS dan berhasil menangkap dua pasar, yakni remaja yang penasaran ingin menangkap Pokemon untuk pertama kalinya, dan mereka yang berusia akhir 20-an atau awal 30-an, yang terjebak nostalgia dengan Pokemon.

8. Seorang pria Australia bernama Sonny Truyen yang bekerja di Singapura dipecat dari kantornya gara-gara mengeluh karena game Pokemon Go tidak dapat diakses di Singapura. Truyen melontarkan kata-kata kasar di Facebook seolah memberi kesan kalau Singapura adalah tempat yang tak menyenangkan untuk hidup hanya karena game Pokemon Go tidak bisa diakses.

Bagaimana serunya bermain game ini mari kita simak videonya !

loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Fenomena Pokemon Go dan Fakta-Faktanya yang Harus Kamu Ketahui"

Post a Comment